Kepohbaru — Tim Penggerak PKK Kecamatan Kepohbaru menggelar Rapat Pleno sebagai wadah koordinasi dan penyelarasan program kerja tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kader PKK dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga di tengah dinamika kebijakan dan keterbatasan anggaran.

Ketua TP PKK Kecamatan Kepohbaru, Santi Dewi Triguno dalam arahannya menyampaikan pentingnya kemampuan kader PKK desa untuk menyesuaikan program kerja dengan anggaran yang tersedia pada tahun 2026. Penyesuaian tersebut diharapkan tidak mengurangi esensi pelayanan dan pengabdian PKK kepada masyarakat.

Beliau juga menegaskan agar agenda prioritas yang bersifat keumatan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian utama, meskipun terjadi pengurangan dana transfer ke desa. “Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan terhentinya kegiatan yang berdampak langsung bagi keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama disampaikan kepada seluruh kader PKK untuk semakin aware terhadap kesehatan pribadi dan keluarga. Kesadaran tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan keluarga yang sehat dan produktif.

Kader PKK juga didorong untuk memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia di puskesmas terdekat sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan. Selain itu, edukasi mengenai kesehatan reproduksi, khususnya melalui SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan IVA Test, menjadi perhatian penting guna meningkatkan deteksi dini penyakit.

Tak hanya itu, diberikan pengenalan dan pemanfaatan metode akupressure sebagai alternatif penanganan awal terhadap keluhan kesehatan ringan seperti sakit kepala, pegal otot, dan masuk angin.

Melalui rapat pleno ini, diharapkan sinergi dan peran aktif kader PKK semakin kuat dalam mendukung terwujudnya keluarga sehat, mandiri, dan sejahtera di wilayah Kecamatan Kepohbaru.

#bahagiamakmurmembanggakan


By Admin
Dibuat tanggal 23-01-2026
46 Dilihat